Yogyakarta – Pada tanggal 14–15 Februari 2026, Mapala “AGNY” melaksanakan kegiatan Climbing and Camper yang berlokasi di Tebing Pantai Siung. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis panjat tebing sekaligus memperkuat kebersamaan antar anggota melalui kegiatan berkemah di alam terbuka.
Perjalanan menuju lokasi dimulai pada Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 13.00 WIB dari kampus. Setelah menempuh perjalanan beberapa jam, rombongan Mapala “AGNY” tiba di kawasan Pantai Siung pada sore hari. Setibanya di lokasi, para anggota segera mendirikan tenda sebagai tempat beristirahat sekaligus persiapan untuk bermalam. Setelah tenda berdiri, kegiatan dilanjutkan dengan memasak bersama serta menyiapkan rencana kegiatan bakar-bakar sebagai bentuk kebersamaan setelah perjalanan.
Perubahan Cuaca dan Briefing Malam
Namun, kondisi cuaca yang tiba-tiba berubah menyebabkan hujan turun cukup deras. Akibatnya, beberapa tenda mengalami kebocoran sehingga panitia dan peserta memutuskan untuk berpindah dan bermalam di pendopo yang berada di sekitar kawasan pantai. Di tempat tersebut kegiatan tetap dilanjutkan dengan briefing malam untuk membahas rencana kegiatan panjat tebing pada keesokan harinya. Setelah briefing selesai, seluruh peserta beristirahat untuk mempersiapkan tenaga menghadapi kegiatan utama.
Kegiatan Panjat Tebing di Hari Kedua
Pada Minggu pagi, 15 Februari 2026, seluruh anggota bangun lebih awal untuk melakukan packing dan persiapan menuju lokasi tebing. Setelah tiba di area panjat di Pantai Siung, kegiatan diawali dengan pemanasan guna menghindari risiko cedera saat memanjat. Panjat tebing kemudian dimulai oleh anggota yang telah mempelajari teknik sebelumnya. Pada tahap awal, pemanjatan dilakukan dengan teknik lead climbing, yaitu pemanjat utama memasang pengaman pada jalur tebing yang akan digunakan oleh pemanjat berikutnya. Setelah jalur pengaman terpasang, kegiatan dilanjutkan dengan teknik top rope climbing, di mana tali pengaman sudah terpasang dari atas sehingga pemanjat lain dapat melakukan pemanjatan dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi.
Kegiatan panjat tebing berlangsung hingga menjelang siang. Pada pukul 12.00 WIB, seluruh peserta beristirahat sejenak untuk makan siang dan memulihkan tenaga. Setelah itu, kegiatan kembali dilanjutkan hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para anggota Mapala “AGNY” kemudian melakukan persiapan untuk kembali ke kampus. Kegiatan Climbing and Camper ini tidak hanya menjadi sarana latihan teknik panjat tebing, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama antaranggota dalam menghadapi berbagai kondisi di alam terbuka.

