STIA AAN Yogyakarta

BEM dan Civitas Akademika STIA AAN Yogyakarta Gelar Buka Puasa Bersama, Tebarkan Kebaikan di Bulan Ramadhan

Yogyakarta (28/2/2026) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama civitas akademika STIA AAN Yogyakarta menggelar kegiatan buka puasa bersama. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini mengusung tema “Tebarkan Kebaikan, Eratkan Kebersamaan, dan Raih Keberkahan di Bulan Ramadhan.”

Acara dilaksanakan di Ruang 12 dan 13 Kampus STIA AAN Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta pimpinan kampus.

Sambutan Ketua STIA AAN Yogyakarta

Acara dibuka oleh Ketua STIA AAN Yogyakarta, Bapak Happy Susanto, S.Sos., M.A., M.P.A. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kehadiran dalam majelis ilmu merupakan aktivitas yang penuh keberkahan. Beliau juga mengingatkan hadits Rasulullah SAW tentang keutamaan majelis ilmu. Perjalanan menuju majelis ilmu, baik saat berangkat maupun pulang, akan dicatat sebagai amal kebaikan. Setiap langkahnya mendapat pahala dari Allah SWT.

Tausiyah oleh Ustadz Dr. Suyanto

Selanjutnya, Kegiatan buka puasa bersama ini juga diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Dr. Suyanto, S.Ag., M.S.I., M.Pd. Ia menyampaikan materi tentang konsep kebaikan, kebersamaan, dan keberkahan dalam kehidupan.

Dalam ceramahnya, Ustadz Suyanto menjelaskan bahwa konsep kebaikan dalam Islam dikenal dengan istilah ihsan. Ihsan berarti berbuat baik dengan kesadaran bahwa Allah SWT senantiasa melihat setiap perbuatan manusia.

Bentuk ihsan yang paling tinggi adalah ketika seseorang beribadah kepada Allah seakan-akan melihat-Nya. Jika tidak mampu, setidaknya ia meyakini bahwa Allah selalu melihat dirinya. Menurut beliau, orang yang benar-benar baik adalah mereka yang tetap menjaga kebaikan bahkan ketika berada dalam kesendirian.

Ihsan dalam Kehidupan Sehari-hari

Lebih lanjut, Ia juga menjelaskan bahwa terdapat dua bentuk ihsan, yaitu ihsan kepada Sang Pencipta (ihsan khaliq) dan ihsan kepada sesama manusia (ihsan mu’amalati). Dari berbagai amal yang dilakukan manusia, sebagian besar justru berkaitan dengan kebaikan kepada orang lain.

Bahkan dalam ibadah sholat yang terlihat sebagai ibadah personal, terdapat doa yang mengandung kebaikan bagi banyak orang. Hal ini tercermin dalam bacaan “ihdinash shiratal mustaqim” dalam Surah Al-Fatihah yang berarti “tunjukilah kami jalan yang lurus.” Penggunaan kata “kami” dalam doa tersebut menunjukkan bahwa seorang muslim tidak hanya memohon kebaikan untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk orang lain.

Ustadz Suyanto juga mengingatkan bahwa ketika seseorang mendoakan kebaikan bagi orang lain, maka doa tersebut juga akan kembali kepada dirinya. Selain itu, beliau menyampaikan bahwa doa yang paling mustajab adalah doa seorang ibu.

Dalam tausiyahnya, beliau mengajak para hadirin untuk menyadari bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari kontribusi banyak pihak. Bahkan dalam aktivitas sederhana seperti menikmati secangkir teh, terdapat banyak orang yang terlibat di dalamnya, mulai dari menanam dan memetik daun teh, memasak air, menyiapkan gula, hingga menyajikannya. Hal ini menunjukkan bahwa kehidupan manusia sarat dengan nilai kebersamaan dan saling memberi manfaat.

Pentingnya Menjaga Lisan dan Memperbanyak Istighfar

Selain itu, Beliau juga menekankan pentingnya menjaga lisan sebagai pintu kebaikan, dengan menggunakannya untuk menyampaikan hal-hal yang baik, tidak menyakiti orang lain, serta tidak membuat orang lain merasa malu atau dirugikan.

Pada bagian akhir tausiyahnya, Ustadz Suyanto menegaskan bahwa istighfar merupakan salah satu solusi dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup. Kesempitan hidup yang dialami manusia seringkali berkaitan dengan dosa-dosa yang dilakukan, sehingga memohon ampun kepada Allah SWT menjadi jalan untuk memperoleh keberkahan. Oleh karena itu, di bulan Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak istighfar serta memohon ampunan dan rahmat dari Allah SWT.

Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan sholat Maghrib berjamaah. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat untuk menebarkan kebaikan, memperkuat kebersamaan, dan meraih keberkahan Ramadhan di lingkungan mahasiswa dan civitas akademika STIA AAN Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.